Minggu, 20 Juni 2021, WIB "PPPPTK IPA SIAP MEMBANGUN ZONA INTEGRITAS MENUJU WILAYAH BIROKRASI BERSIH DAN MELAYANI"


Menurut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Permenpan dan RB) Nomor 39 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengembangan Budaya Kerja, Budaya kerja dapat dipahami sebagai sebuah keterkaitan unsur-unsur penting dalam organisasi yang dijalankan oleh para pegawai. Budaya kerja bukanlah sebuah unsur yang berdiri sendiri. Budaya kerja terbentuk dari nilai-nilai yang telah disepakati secara konsisten, dan telah disosialisasikan. Hasil dari terinternalisasi nilai-nilai tersebut diekspresikan dalam perilaku kerja sehari-hari pada setiap pegawai. Budaya kerja yang telah terinternalisasi tersebut dapat dilihat dari etos kerja yang ditampilkan. Proses dari nilai-nilai menjadi budaya kerja dan kemudian muncul sebagai etos kerja, akan bisa menjadi daya ungkit perubahan pola pikir bagi setiap pegawai. Lebih lanjut lagi, pembangunan budaya kerja dan pola pikir merupakan salah satu indikator yang harus dipenuhi dalam penerapan Manajemen Perubahan untuk mewujudkan reformasi birokrasi. Program reformasi birokrasi menargetkan tercapainya tiga sasaran hasil utama yaitu peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik.

PPPPTK IPA telah menyepakati nilai-nilai organisasi IPA, singkatan dari Integritas, Peduli, dan Amanah. Nilai IPA sebagai budaya kerja telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Kepala PPPPTK IPA No. 0952/B12/KP/2019. Selain itu, Kepala PPPPTK IPA juga telah menetapkan pimpinan sebagai teladan (role model) untuk masing-masing nilai melalui SK No. 2869/B12/KP/2019.