Selasa, 16 Juli 2019, WIB "PPPPTK IPA SIAP MEMBANGUN ZONA INTEGRITAS MENUJU WILAYAH BEBAS DARI KORUPSI"

Senin, 24 Jun 2019, 09:03:44 WIB, 304 View PIP P4TKIPA, Kategori : Program

Kegiatan di Hotel Peninsula Jakarta dari tanggal 12 s.d. 15 Juni 2019 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar merupakan rangkaian terakhir kegiatan penyusunan Unit Pembelajaran dan Instrumen soal pretes dan postes untuk kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) berbasis zonasi. Akhirnya, tim Widyaiswara PPPPTK IPA dapat menyelesaikan sejumlah unit pembelajaran yang dapat digunakan sebagai sumber belajar oleh guru SD dan guru IPA SMP, sekaligus instrumen penilaiannya. Jumlah unit yang dihasilkan adalah 24 unit untuk jengang SMP dan 24 unit topik IPA untuk jenjang SD. Penyusunan unit pembelajaran ini sendiri melalui rangkaian panjang kegiatan ilmiah yang sudah dilakukan sejak Februari 2019.

Unit pembelajaran yang disusun tim widyaiswara ini berisikan contoh-contoh pembelajaran dengan menggunakan strategi atau model Student Center. Secara rinci, komponen yang terdapat di dalam unit adalah bahan bacaan tentang aplikasi di kehidupan sehari-hari berkaitan dengan materi di sekolah, soal-soal tes UN topik ini di tiga tahun terakhir sebagai acuan dalam menyusun soal sejenis, deskripsi alternatif aktivitas pembelajaran yang berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS), Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) yang dapat digunakan guru untuk memfasilitasi pembelajaran, bahan bacaan yang dapat dipelajari oleh guru, maupun peserta didik, dan deskripsi prosedur mengembangkan soal HOTS.

Seperti disampaikan oleh Dr. Praptono, Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar pada saat penutupan kegiatan, “PKP adalah Program PKB Berbasis Zonasi merupakan salah satu upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas lulusan dengan menitikberatkan pada pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).”  Selanjutnya, beliau menyampaikan bahwa berbasis Zonasi artinya pendekatan kewilayahan dengan memperhatikan keseimbangan dan keragaman mutu sekolah-sekolah di lingkungan terdekat. Melalui langkah ini, pengelolaan kelompok kerja guru (KKG) SD dan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) SMP yang selama ini dilakukan melalui Gugus atau Rayon dalam zonasinya, dapat terintegrasi melalui zonasi pengembangan dan pemberdayaan gurunya.

Selanjutnya, setelah menyelesaikan unit pembelajaran ini, Tim Widyaiswara PPPPTK IPA akan menjadi fasilitator pada pelatihan guru inti dan menjadi bagian dari tim penjaminan mutu pada saat pelaksanaan PKP di zonasi.  Guru inti yang dilatih akan menjadi fasilitator gugus di zonanya masing-masing. PKB melalui PKP berbasis Zonasi ini di tahun 2019 akan melibatkan banyak lembagai, yaitu berbagai direktorat di Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, serta 14 UPT yang terdiri atas PPPPTK dan LP3KPTK.