Selasa, 22 Oktober 2019, WIB "PPPPTK IPA SIAP MEMBANGUN ZONA INTEGRITAS MENUJU WILAYAH BEBAS DARI KORUPSI"

Kamis, 11 Jul 2019, 09:53:44 WIB, 567 View Administrator, Kategori : Umum

Merujuk pada Permendiknas Nomor 26 Tahun 2008 tersebut, untuk menjadi kepala laboratorium sekolah/madrasah dapat dipenuhi dari jalur guru atau dari jalur laboran/ teknisi. Persyaratan kepala laboratorium sekolah/ madrasah dari jalur guru minimal berpendidikan S1 atau D4, berpengalaman minimal tiga tahun sebagai pengelola laboratorium, dan memiliki sertifikat kepala laboratorium sekolah/madrasah dari perguruan tinggi atau lembaga lain yang ditetapkan oleh pemerintah. Sampai saat ini, banyak sekolah yang belum memiliki Kepala Laboratorium yang sesuai dengan persyaratan dan tuntutan kompetensi yang ditetapkan Permendiknas Nomor 26 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Laboratorium Sekolah/ Madrasah.
Kegiatan Pelatihan Calon Kepala Laboratorium IPA (In Service Training 2) ini diselenggarakan selama 4 (empat) hari mulai tanggal 24 s.d. 27 Juni 2019 bertempat di PPPPTK IPA, dengan pola 30 jam pelatihan. Fasilitator pada kegiatan ini adalah Widyaiswara PPPPTK IPA, dan panitia pada kegiatan ini adalah tenaga fungsional umum PPPPTK IPA.
Peserta kegiatan ini adalah 39 orang calon Kepala Laboratorium IPA Jenjang SMP dan SMA yang berasal dari 21 Provinsi.
Pelatihan ini bertujuan untuk menyiapkan calon Kepala Laboratoriun IPA yang mencakup kompetensi manajerial dan professional. Setelah mengikuti diklat, peserta diharapkan mampu mengevaluasi kegiatan laboratorium sekolah selama on-the-joblearning, melakukan pengembangan laboratorium dan perencanaan penelitian di laboratorium sekolah masing-masing, dan melaporkan hasil on-the-job learning di masing-masing laboratorium sekolah.
Hasil yang diharapkan dari Pelatihan Calon Kepala Laboratorium IPA adalah tersedianya tenaga Kepala Laboratorium IPA yang kompeten di sekolah sasaran/wilayah dinas pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota. (RH.)