Senin, 02 Agustus 2021, WIB "PPPPTK IPA SIAP MEMBANGUN ZONA INTEGRITAS MENUJU WILAYAH BIROKRASI BERSIH DAN MELAYANI"

Rabu, 20 Mei 2020, 07:56:08 WIB, 517 View Administrator, Kategori : RBI

PPPPTK IPA melaksanakan kegiatan Pengembangan Kapasitas Pegawai dan Evaluasi Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) selama 2 (dua) hari yang dilaksanakan pada tanggal 19 s.d. 20 Mei 2020 melalui Aplikasi Webex. Peserta kegiatan ini adalah seluruh pegawai PPPPTK IPA

Kegiatan pada hari pertama 19 Mei 2020 diawali dengan sambutan oleh Kepala PPPPTK IPA Bapak Enang Ahmadi,S.Pd.,M.Pd. dilanjutkan dengan pembekalan oleh Inspektur Jenderal Kemendikbud Prof. Mukhlis R. Luddin,M.A. yang sekaligus membuka kegiatan ini. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Kepala Bagian Umum PPPPTK IPA, Ibu Anggraeni Kusumadewi,M.T. Dalam kesempatan ini Inspektur Jenderal Kemendikbud menyampaikan arahan, untuk masuk kedalam zona integritas WBK/WBM perlu melakukan evaluasi diantaranya;


1). Perlunya membangun komitmen yang kuat mulai dari pimpinan hingga semua pegawai ( dari atas sampai bawah) seluruhnya terlibat, bahu membahu harus memiliki komitmen yang kuat dan mempunyai persepsi serta pemahaman yang sama dalam mewujudkan wilayah ZI/WBK.

2). Perlunya peningkatan layanan publik yang baik.

3). Memiliki inovasi yang bukan saja memberikan layanan yang baik dengan standar yang baik pula, tetapi inovasi juga harus dapat memberikan manfaat kepada custumer, selain itu inovasi juga harus dapat mendorong layanan yang lebih bermutu.

4). Manajemen Dokumen yang baik.

Acara berikutnya dilanjutkan dengan pembekalan yang disampaikan oleh Prof. Dedi Mulyasana,M.A. (Guru Besar PKN Uninus Bandung) , dengan judul “ Motivasi Kerja Lembaga ; (Integritas, Peduli dan Amanah), Mortivasi Diri ; (Bahagia, Bugar dan Produktif). Pada materinya apa yang disampaikan Guru Besar Uninus ini sangat inspiratif. Diantaranya di dalam kita bekerja, bukan saja kita bekerja dengan tenaga, keterampilan ataupun ilmu saja, tetapi kita perlu bekerja dengan hati, iman dan ikhlas. Dengan demikian hasilnya bukan saja menjadi efektif, dihargai, mahal harganya dan merasa nyaman, tapi lebih dari itu bekerja dengan iman dan ikhlas merupakan bekal kita di akhirat kelak. Beliau juga menyampaikan suksesnya manusia adalah jika kita bisa memberikan manfaat terhadap orang lain.

Diharapkan dengan pengembangan kapasitas pegawai ini akan memberikan kebermanfaatan bagi semua pegawai dan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.